Sabtu, 01 Desember 2018

Adiksi yang mengganggu



Weekend yang mendung disertai rintik hujan kali ini. Diri yang penuh kenegatifan ini masih seperti ini. Belum berubah, walau banyak note-note penyemangat diri yang terpasang di dinding kamar, sampai yang membaca geli sendiri. tapi yes, saya belum bisa move on.

Okay blog berdebu yang si empunya selalu diterpa virus M kronis, nampaknya kali ini anda sedikit beruntung karena akhirnya ada sedikit pembaharuan di wajahmu.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Renungan Hari Ini

Menanti Fatwa Hati
Oleh Ust. Felix Siauw

Aku tahu bahwa ilmu itu takkan pernah menyatu dengan maksiat, tapi tetap saja aku tak bosan-bosan melakukannya. Itulah mengapa kebodohan tetap membersamaiku

Aku tahu dosa itu candu, tapi aku masih meyakinkan diriku, bahwa ini dosa yang terakhir, tak ada lagi dosa setelahnya, aku sadar itu mantranya syaitan, tapi aku terus tertipu

Aku paham perkara melalaikan itu menjauhkanku dari hal yang harusnya aku capai. Tapi hal-hal yang remeh itu sangat-sangat menyenangkanku, sementara prestasi menjauhiku

Meski banyak dosaku, aku enggan beristighfar. Meski meluber kesalahanku, aku tak henti membuat yang baru. Terus-menerus tinggalkan tanggung jawab padahal akan dihisab

Entah bagaimana hidup ini bila Allah adil kepadaku. Bila satu kebaikan dibalas satu, satu dosa dibalas satu. Maka takkan punya kesempatan aku berdiri di hadapan Ar-Rahmaan

Tak ada yang membuatku berharap kecuali ampunan Tuhanku. Tapi aku malu meminta ampunan-Nya setelah apa yang aku lakukan pada-Nya, mengabaikan dan meremehkan-Nya

Bertambah-tambahlah rasa malu itu, tatkala aku menemukan Tuhanku menanti diriku senantiasa, kapanpun aku siap, kapanpun aku mau, sebetapapun aku jauh melangkah

Kalimat itu menghancurkanku. "Bila hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang aku". "Aku dekat". Sedekat itu hingga Tuhanku langsung berbicara padaku

Kini aku bertanya pada hatiku. Sampai kapan engkau ingin begini? Sampai kapan engkau terus mengabaikan Tuhan yang tak henti-hentinya mencintai dan menyayangimu?


-------------------------------
:'(

Sabtu, 07 Juli 2018

Sebelum Syawal berlalu...

Assalamualaikum.,
Hari ini tanggal 23 Syawal 1439 Hijriyah...
Semoga puasa qadha maupun puasa Syawal sudah berhasil kita tunaikan.. jika belum tuntas, masih ada waktu kawan... semangat-semangat!

Waktu sangat cepat berlalu, Ramadhan tahun ini sudah meninggalkan kita. Syawal pun juga akan berlalu, jadi pergunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

Sedikit muhasabah atas target-target di bulan Ramadhan yang lalu, khususnya di tulisan saya sebelum ini. Alhamdulillah... saya BELUM berhasil melaksanakannya 100 persen. Hiks. Saya hanya berhasil khatam 1 kali, menghafalkan surat Abasa, dan At Takwir baru berjalan sepertiga bagian. Untuk murojaah dan baca tafsir juga belum istiqomah. Tapi alhamdulillah sekali, menurutku ramadhan kemarin lebih berhasil menjaga untuk tidak berbuat yang mengurangi pahala puasa daripada Ramadhan 2 tahun lalu. Aamiin.. semoga saja memang demikian. Bukan hanya pencitraan. :)

Bismillah... Doakan aku bisa lebih baik dari hari kemarin ya kawan...
Dan bersemangat untuk selalu belajar. Karena masih banyak sekali hal yang aku ingin pelajari. Termasuk belajar menjaga mulut. Susaaah banget untuk tidak ghibah dan berbicara yang tidak penting. Bagiku itu masih sulit. Aku juga bismillah berusaha untuk mulai membuka hati untuk suatu hal penting yang juga sangat di anjurkan dalam Agama. Bismillah ya Allah.. mohon selalu petunjuk dariMu...

Insya Allah bisa, Insya Allah harapan itu ada :)

gambar dari pinterest