Sabtu, 24 Maret 2018

Negatif thinking berkepanjangan

Baiklah, saya sedang dalam mood untuk menulis sesuatu. Alhamdulillah waktu dan kesempatan mendukung. Sebenarnya sebelum tulisan ini dibuat, beberapa kali saya sempat menulis, beberapa kali pula tulisan itu mandek dan hanya menjadi draft pendek yang masih sayang jika saya hapus. Itulah saya, saya bisa tiba-tiba menemukan ide, tapi sama sekali tak bisa untuk mengeksekusi dengan baik.

Ah, kenapa hal ini selalu menjalari kehidupan saya. Liat kan, dari 1 paragraf tulisan saya diatas, kelihatan banget kan bagaimana negatifnya saya. Apalagi dalam kehidupan nyata saya. Saya adalah salah satu orang yang paling rendah diri. Karena saya merasa memiliki banyak sekali kekurangan. Dan saya yakini itu fakta, bukan semata hanya perasaan saya sendiri.

Tidak bisa. Kata-kata itu sering sekali muncul dalam kehidupan saya. Entahlah. Sampai saat ini saya masih belum bisa menyembuhkannya. Satu lagi, keluhan. Saya masih sangat suka mengeluh... Ya Allah maafkan saya.

Seseorang yang sering menjadi tempat saya berceritapun, tak kuasa tergelak, dan gemas. Astaghfirullah... "Apa hasilnya kamu berusaha belajar mendekatkan diri pada Sang Pencipta jika kamu masih saja banyak berprasangka buruk. Ayolah, berusahalah untuk tidak banyak mengeluh, ucapkanlah kata-kata baik. Selain itu, lebih baik diam. Kamu seperti terlihat baik, tetapi pahalamu sudah hilang berterbangan karena kamu sering mengungkit dan mengeluh. Dan jika kamu menganggap dirimu rendah, itu sama saja kau tidak bersyukur dan bahkan memandang rendah ciptaan Allah. Kita tidak boleh berburuk sangka kepada Allah. Setiap insan bergulat dengan kehidupannya dan semua orang memiliki ujiannya sendiri. Tentu saja ujian tersebut tidak akan lebih berat dari kemampuannya. Kita harus selalu berpikir positif." Akhirnya beberapa kata bijak muncul kembali darinya.

Aku hanya bisa diam merapatkan gigi. Sudahlah, saya tidak akan menyanggah atau berkomentar karena pasti kata-kata negatif lagi yang muncul.

Sepertinya saya harus benar-benar harus mulai merubah diri saya dari awal. saya tidak mau menyalahkan siapapun, karena yang bermasalah adalah diri saya sendiri. Dan yang bisa merubahnya sedikit demi sedikit tentu adalah diri saya juga.


لاَ يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلاَّ وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ  ( رواه مسلم، رقم  2877 )
 “Janganlah salah satu di antara kalian meninggal dunia kecuali dia berprasangka baik kepada Allah.” (HR. Muslim, 2877)

Sabtu, 03 Februari 2018

TANAMAN BUNGA YANG MUDAH DITANAM

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh...

Alhamdulillah...
Semoga sahabat semua diberikan kesehatan dan keberkahan.. aamiin..
Akhir-akhir ini di kota saya Banyuwangi, hujan hampir setiap hari turun. Turunnya mulai dari malam, bergeser ke pagi, lalu mundur ke siang hingga sore. Suasana setiap harinya cenderung dingin dan mendung. tapi alhamdulillah, harus selalu disyukuri atas nikmat yang Allah berikan karena masih banyak saudara-saudara di tempat lain yang sangat menantikan hujan.

Salah satu kegiatan saya yang baru muncul kembali awal tahun ini, setelah lama terkubur karena kemalasan, adalah berkebun. sebenarnya saya tidak memiliki halaman yang luas, namun masih cukup untuk dapat sedikit di tanami beberapa tanaman. walau sayangnya rumah saya itu ternyata, tanahnya bukan tanah yang subur, karena dulu bekas bangunan lain, jadinya sudah banyak berbeton dan berbata. tapi saya masih bisa mencari beberapa bagian yang bisa ditanami. Alhamdulillah. mungkin lain kali saya akan lebih banyak menggunakan pot.

karena saat ini musim hujan, dan untuk memulai hobi baru saya yaitu berkebun, saya cenderung mencari tanaman yang mudah tumbuh, dan mudah bertahan hidup. Pilihan saya jatuh pada beberapa tanaman hias yang berbunga indah. Setelah melalui beberapa sesi bertanya pada sekitar, melakukan pencarian di internet, hingga meminta bibit pada saudara dan tetangga, berikut ini saya share 4 jenis tanaman bunga yang mudah ditanam, serta mudah ditemui di sekitar kita. Bahkan kerennya juga, keempatnya memiliki warna warna yang sangat indah.

1. Bunga Tapak dara
Nama binomial : Catharanthus roseus
Nama lain : kembang tembaga (sunda), sindapor (Sulawesi)

Minggu, 03 Desember 2017

Dunia Blog : Menjelang 8 Tahun Blog Ini

Assalamualaikum...

Alhamdulillah...
Bagaimanakah sekiranya harus saya buka sedikit corat-coret saya di blog yang sudah lama tidak saya indahkan ini? Buku kecil ini seperti sudah tak dianggap oleh si empunya. Sendirian. Terlupakan. Mungkin jika ia punya kemampuan untuk komplain, maka sudah sejak dulu ia akan mengadu tentang kesepiannya. Namun karena ia tak bisa, maka ia tetap setia disini, menunggu suatu saat seseorang akan memperhatikannya lagi.

Beberapa hari lalu disaat senggang dan sadar, akhirnya saya menyempatkan untuk review blog saya ini. Masya Allah, waktu cepat berlalu. ternyata blog ini sudah hampir berusia 8 tahun dari pos pertamanya . Postingan awal tertanggal 15 Des 2009, dengan sedikit kata tak jelas, alay, dan tidak bermakna, akhirnya mau tak mau tidak saya hapus karena itu penanda postingan awal.

8 tahun! umpama seorang anak, dia sudah besar, bukan sebagai anak batita dan balita lagi, ia sudah mandiri dan mengenyam banyak ilmu. Anggaplah sebuah usaha, seharusnya sudah lebih maju dan berkembang di usia itu. Apabila 8 tahun dijadikan deadline suatu pekerjaan, mungkin waktu tersebut sudah lebih dari cukup untuk membuat suatu kemajuan yang signifikan, ya lagi-lagi tergantung niat dan usahanya. namun apa daya, yang punya blog ini adalah orang yang punya kelemahan sangat dalam manajemen waktunya. Sampai ia sendiri menjuluki dirinya sendiri sebagai seorang yang sulit maju, dan selalu terbelakang. Benar-benar mindset yang tidak pantas ditiru. Saya sadar itu.

Dan saya telaah, setelah 8 tahun kemudian saya liat postingan saya yang dahulu dahulu. ternyata jarang sekali yang berbobot, bermanfaat, dan pantas untuk dibanggakan. Bahkan beberapa tulisan harus saya hapus, karena ternyata saya secara sadar dan terencana, telah membuat artikel yang bisa melukai orang-orang yang benar-benar mengenal saya di dunia nyata. Bahkan curhat di sini? Ya Allah, saya lupa bahwa tidak ada tempat paling rahasia untuk mencurahkan isi hati selain padaNya.
Maka saya sangat bersyukur karena akhirnya saya bisa kembali kesini dan memperbaikinya.

Dalam pikiran saya sebelumnya, mungkin di tahun-tahun ini dunia perbloggingan agak sedikit menurun. Karena semakin berkembangnya teknologi dan sosial media, sekarang dengan mudah kita bisa berpartisipasi dalam dunia maya, terutama menurut saya, di Social Media yang lagi ngehits, contohnya Instagram atau Youtube. Tidak perlu menulis banyak, untuk bisa dikenal dan berbagi ilmu. Dan juga dari segi kepraktisan untuk berkomunikasi, lebih mudah. Sehingga mungkin beberapa blogger ada yang jadi jarang ngeblog.

Tapi ternyata tidak semuanya demikian, buktinya ada beberapa teman saya yang saya kenal dari blog, hingga saat ini mereka semakin maju. Subhanallah. Mereka semakin berprestasi dengan blog mereka. Ada yang menjadi penulis juga, ada yang bersinergi antara blog dan sosial media, dan banyak lagi yang tetap aktif berbagi ilmu. Banyak pula yang sudah berganti alamat berbayar, hehe.

Itulah, nilai plus ketika kita bisa mengerjakan apa yang kita kerjakan dengan sungguh sungguh. Niatkan untuk mencari ladang pahala dan mencari Ridho Allah. sekaligus, harus berusaha selalu berbagi hal yang positif, dan bermanfaat tentunya. Blog memang adalah salah satu sarana berbagi ilmu yang lebih luas, dan lebih leluasa. Lebih mudah  juga diakses untuk pencarian artikel yang sudah dahulu, semua bisa diarsip dengan label-label tertentu. Serta tidak mudah terhapus.

Usia Blog saya yang 8 tahun ini masih sangat tidak berharga dan berguna bagi banyak orang. Hanya berharga bagi saya, karena tulisan-tulisan saya bagaimanapun jeleknya, adalah rekam jejak. Tapi saya akan berusaha ya, mulai sekarang. Insya Allah akan mulai untuk kembali ngeblog.. dengan tulisan yang lebih bermanfaat Insya Allah. Mulai sekarang akan dipikirkan lagi. Walau tidak bisa menulis bagus, tapi akan berusaha. Bismillah...

Banyuwangi, 03 Des 2017