Kamis, 17 Mei 2018

Marhaban Yaa Ramadhan...



Selamat datang Bulan Ramadhan...Bulan penuh berkah dan ampunan...

Semoga kita diberi kesempatan untuk dapat memaksimalkan ibadah dan amal sholih di Bulan Ramadhan ini... Insyaa Allah...Aamiin...
Marhaban ya Ramadhan...

Bismillah
Saya ingin sedikit menuliskan target saya tentang belajar Alqur'an di Bulan Ramadhan ini, agar dapat menjadi penyemangat saya pribadi. Bukan untuk niat pamer atau apa. Karena saya hanyalah seorang fakir ilmu yang penuh dengan dosa dan khilaf. Namun agar saya bisa konsisten dan membesarkan tekad, agar bulan Ramadhan ini tidak berlalu dengan sia-sia.
Semoga Allah Subhanahuwata'ala meridhoi.. Aamiin

1. Mengkhatamkan 30 juz Alqur'an
2. Menghafalkan surat2 di juz 30. Walau masih sangat pemula untuk menghafal, Bismillah akan  berusaha :). List target masih 3 surat ini.. :D
 - Surat Abasa
 - Surat At Takwir
 - Surat Al Infithar
3. Berusaha rutin muroja'ah buku ilmu tajwid dan Gharib.
4. Fokus belajar memahami Alqur'an dari terjemahan dan tafsir minimal 1 minggu sekali.

Bismillah.. Semangat!!

Selasa, 15 Mei 2018

Hidup yang Bagaimana?

Aku sadar hidup ini singkat.
Aku tahu bumi sudah semakin tua,
Waktu tak akan pernah bisa terulang.

Sering aku menangis karena sesuatu hal yang... mungkin hanya di pikiranku saja
Hidupku memang bukan hidup yang luar biasa.
Waktuku banyak kusia-siakan
Aku banyak tidur
Ibadah tak maksimal
Kenakalan selalu terjadi
Bekerja, banyak kesalahan juga

Aku tertawa pahit
Hidup yang bagaimana?

Hei, walau seperti ini aku punya lebih dari 50 impian
Walau impian terbesarku bukan tentang dunia
Tapi ada banyak hal sebenarnya yang ingin aku raih
Tapi, tak ada yang dapat kubagi
Sesuatu itu...
Keinginan itu...

Ketika air mataku jatuh
Pernah kulihat diri di cermin usang
Ya Allah..

Disana....
Aku melihat diriku
Sungguh tak berharga

Hijrah katamu?
kamu merasa sudah berhijrah?
Sama sekali belum

Aku tertawa sambil menangis
memperbaiki diri memang susah
apalagi jika kau tak pernah bisa istiqomah

Hidup yang bagaimana?
Cepat tentukan!
sebelum kau hilang dari peredaran
tak ada yang akan ingat engkau lagi
hanya akan jadi kenangan biasa
sekejap, lalu hilang

Lalu, apakah kau merasa dikenal penduduk langit?
Hahaha...
sungguh memalukan
Kau bahkan tak dikenal dimanapun

Hanya sebongkah hati busuk
Yang masih banyak sombong
yang selalu ternodai kemalasan, kemunafikan

Jadi, kau sebenarnya mau apa?

Hidup yang bagaimana?
Hanya kau yang tau wahai hati
Hanya kau yang harus berusaha

-----------------------------------------------------
Ya Allah...
Mohon bimbing hambaMu ini
Mohon beri waktu...

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

Aamiin Allahumma Aamiin

Jumat, 13 April 2018

PENYAKIT KUCING : SELAPUT MATA PELINDUNG YANG NAIK

Asssalamualaikum...

Benar kata beberapa literatur yang pernah saya baca mengenai public speaking, bahwa salah satu kiat agar kita percaya diri saat berbicara di depan orang banyak yaitu kita harus paham luar dalam akan materinya. Semakin kita memahami apa yang akan kita sampaikan, maka kita akan bisa menguasai keadaan dan merasa enjoy dalam memaparkan materi. Sama halnya dengan menulis, kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman, tentang penyakit yang dialami kucing saya, yang mana saya adalah termasuk perawat amatir baginya.

Mungkin jika teman-teman ada yang mengenal saya di dunia sesungguhnya, pasti tahu saya memiliki satu saudara hewan yaitu kucing saya 1 ekor (hanya boleh satu!) yang sudah menemani saya mulai blog ini dibuat. Yaps, kucing lokal tabby yang bernama Unyit itu pernah saya ulas di artikel tahun 2010 ini.