Jumat, 13 April 2018

PENYAKIT KUCING : SELAPUT MATA PELINDUNG YANG NAIK

Asssalamualaikum...

Benar kata beberapa literatur yang pernah saya baca mengenai public speaking, bahwa salah satu kiat agar kita percaya diri saat berbicara di depan orang banyak yaitu kita harus paham luar dalam akan materinya. Semakin kita memahami apa yang akan kita sampaikan, maka kita akan bisa menguasai keadaan dan merasa enjoy dalam memaparkan materi. Sama halnya dengan menulis, kali ini saya ingin berbagi sedikit pengalaman, tentang penyakit yang dialami kucing saya, yang mana saya adalah termasuk perawat amatir baginya.

Mungkin jika teman-teman ada yang mengenal saya di dunia sesungguhnya, pasti tahu saya memiliki satu saudara hewan yaitu kucing saya 1 ekor (hanya boleh satu!) yang sudah menemani saya mulai blog ini dibuat. Yaps, kucing lokal tabby yang bernama Unyit itu pernah saya ulas di artikel tahun 2010 ini.



Kucing saya sekarang hampir berumur 9 tahun. Dan alhamdulillah dia diberi kesehatan dan semoga dia masih diberi umur panjang. Aamiin ya Allah. Saya sangat berharap. Namun, seperti manusia, tentu saja ada saat-saat dimana dia sakit, tidak enak badan, dan juga butuh pengobatan. Dan sebagai keluarganya, tentu saya berkewajiban untuk care padanya. Termasuk membekali diri saya dengan pengetahuan-pengetahuan tentang penyakit kucing dan penanganannya. Dalam hal ini saya sangat berterima kasih dengan dokter kucing saya yang asli. drh. Kartika. Dan juga berterima kasih pada web perkucingan, contohnya kucingkita.com, wikihow, dan lain lain karena banyak membantu saya jika saya membutuhkan informasi.

Dan kali ini saya sedikit ditantang kembali, karena 10 harian yang lalu kucing saya tersebut tiba-tiba menunjukkan gelagat aneh. Bukan demam, atau pincang karena berkelahi (sudah beberapa kali seperti itu) tapi kali ini ketika saya memandangnya (penghilang stres-red) ada yang aneh dengan matanya. Matanya yang biasanya cemerlang, dengan kornea berwarna kuning terang dan pinggiran mata yang hitam (menurut saya sih, ganteng :D) tiba-tiba selaput mata yang biasa bertugas melindungi matanya, naik dan hampir setengah menutupi kedua mata kucing saya. Dikarenakan kucing saya itu kucing dengan dominan warna hitam (seperti bibir, tapak kaki bawah) maka selaput itu juga berwarna kehitaman, walau ada putihnya juga, disebut selaput niktitan ( saya baca di blog penyakit hewan ). Dan matanya seperti berkaca-kaca. Dalam hati, kenapa matanya Unyit, kok gini? mencoba berbaik sangka mungkin ini cuma sementara. Ternyata pas saya ketemu kucing tetangga saya, kok ya sama matanya seperti itu, malahan lebih sipit dari matanya Unyit.

Satu lagi, saat dipeluk, badannya terasa hangat. dan itu dari pagi sampai malam tetap sama, cenderung hangat. Wah, sepertinya emang tidak enak body nih kucing. Pertolongan pertama tentu, saya cari-cari informasi di inet siapa tahu ada cara yang terpercaya dan bisa menyembuhkan kucing dengan kondisi tersebut. Sempat baca-baca namun saya belum menemukan yang pas. Namun satu hal yang pasti, bahwa ternyata gejala-gejala tersebut dapat disebabkan beberapa hal. Menurut beberapa artikel yang saya baca dan juga dari dokter hewan.
Penyebab : Bisa virus, bisa karena faktor stres kucing, contohnya perubahan cuaca (Nah, cuaca ini cenderung pas, karena Banyuwangi saat itu beberapa hari baru memasuki musim panas, setelah hujan yang sering), bisa juga karena cacingan (kucing saya baru saya beri obat cacing sebelumnya, setelah sekian lama absen), bisa juga karena penyebab lainnya.

Akhirnya setelah 3 harian seperti itu nggak berubah, walau semangat makannya masih menggebu, seperti biasanya. Akhirnya saya bawa dia ke dokter hewan. Kata Mbah saya, takutnya dia jadi buta. Saya jadi takut juga.

Dan tiba disana, bahkan dokternya bilang bahwa semingguan dari hari itu banyak sekali kasus seperti itu. Wah, jadi bukan hanya kucing saya dan kucing tetangga saya saja ternyata. Dan kucing saya juga demam, Akhirnya dia disuntik dan diberikan antibiotik dengan nama b*ytrill untuk 4 hari (1 tablet dibagi 4) (sesuai berat tubuh),  dokternya bilang suruh kasih makan yang banyak biar lekas sembuh. Jika sakit berlanjut, maka antibiotik lanjut, ujar bu Dokter lagi.

Baiklah saya singkat saja, singkatnya kucing saya masih seperti itu matanya bahkan sampai obat 2 tablet (jadi 8) hampir habis, hanya demamnya saja yang sudah tidak lagi. Saya kembali ke dokter hewan, dan kata beliau coba untuk di salep mata, karena demamnya juga sudah hilang. Beliau merekomendasikan salep mata manusia yang aman untuk hewan.

Dan sekarang alhamdulillah Unyit sudah lebih baik, walau kadang masih agak naik selaputnya. Semoga benar-benar pulih dan bersinar kembali mata cemerlangnya, walau sudah berkurang karena termakan usia :) Aamiin. Unyit sekarang semakin trauma dengan saya karena terbiasa saya yang memberi obat, tiap saya dekati dia kabur. :D

Intinya, jika memang tidak yakin akan pengobatan sendiri, dan situasi mendukung, lebih baik kita bawa hewan kesayangan kita ke dokter, agar mendapatkan solusi terbaik. Dan juga jika ada rezeki lebih, lebih baik di vaksin setahun sekali, biar tidak gampang sakit (tidak wajib juga :) )

Sayangi semua makhluk di sekitar kita.... :)

Wassalamualaikum

20 komentar:

  1. Assalamuallaikum.. Kucing saya juga sama.. Apakah perlu d bawa k dokter ato kah cukup d beri salep untuk mata ny.. Mohon info nama salep untuk mata kucing tsb..
    Terimakasih.. Mohon info ny
    Wasalamualaikum wr wb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf banget saya udah lama belum on di blog lagi.. salep matanya namanya teramycin mata..

      Hapus
  2. Assalamualaikum. Maaf untuk merk salep mata manusia yg aman untuk kucingnya itu apa y?

    BalasHapus
  3. nama salep nya apa y? klo buat obat antibiotik manusia di pake buat kucing gpp?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf banget saya nggak tau ada komentar. Nama salepnya terramycin salep mata. Kalo antibiotik manusia jangan sembarang kasih ke kucing.. karena beda...

      Hapus
  4. Bagaimana menyembuhkan matanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke dokter aja.. tapi kalo nggak ada indikasi cacingan salep matanya teramycin salep mata

      Hapus
  5. selain kedokter gimana sembuhin matanya ya? obatnya apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo salepnya terramycin salep mata.. tapi baiknya ke vet aja..

      Hapus
  6. Setelah di saleb sembuhnya berapa lama ya? Kucing saya kebetulan tiba2 jg gitu tp badan nya sehat dan msh lincah

    BalasHapus
    Balasan
    1. secara alamiah, kalau memang karena cuaca dan bukan karena sakit.. dan kucing keliatan sehat, Insya Allah akan sembuh dengan sendirinya..(tanpa salep), jika kuatir diberi salep boleh, cuma lamanya tergantung kondisinya juga ya.. tidak bisa memastikan.. cuma jika agak lama tidak sembuh juga ada baiknya ke dokter hewan..

      Hapus
    2. Bagaimana cara menggunakan salep matanya.. Langsung d ksih gitu aj..

      Hapus
  7. Bagaimana cara menggunakan salep nya ?

    BalasHapus
  8. Bagaimana cara menggunakan salep nya ?

    BalasHapus
  9. Teramicin salep itu sama dengan gentamicin salep mata ya dok..

    BalasHapus
  10. Please dong gimama cara pemakaian salep matanya di pinggir mata ya atau dimana

    BalasHapus
  11. Kak kucing kakak itu tai mataan gak kak

    BalasHapus
  12. Min anak kucing sya ketularan emak nya min, emak nya selaput mata nya naik jd ikut ktularan deh. Obat itu boleh gk sih buat anak kucing? Atau salep mata gitu buat anak kucing?

    BalasHapus
  13. Hallo kak.. kucingku juga kayak gini kak ada hitam-hitam di 3rd eye lidnya.. kondisi Unyit sekarang gimana ya kakk? apakahh baik-baik sajaaa? makasih banyak kakk, mohon jawabannyaa karena saya takut kucing saja kenapa-napa... makasihhh

    BalasHapus

Hai Sobat.. Jangan lupa memberi komentar ya...
terima kasih..