Senin, 24 Januari 2022

Baru Januari

Saya tertarik dengan sebuah catatan yang saya baca hari ini. Sampai akhirnya saya juga menjadikannya judul bagi catatan saya kali ini. Dua kata yang berhasil membuat saya membuka laman blogger ini dan menyempatkan menulis sebentar. Sebenarnya jika saya berkesempatan menulis panjang, ingin rasanya menumpahkan rasa nano-nano yang terjadi di awal tahun ini. Tapi, sepertinya tidak akan bisa sebebas itu. Karena ini catatan terbuka. Memang lebih aman menangis sendiri, seperti biasanya, semoga Allah sudi mendengar keluh kesah yang sering saya ulang-ulang itu.

Padahal ini baru Januari.

Seseorang berkata pada saya, di tahun baru ini, saya harus ada progres besar-besaran. Banyak berdoa pada Allah. Banyak hal harus diperjuangkan. Termasuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ada beberapa poin yang dia garis bawahi. Katanya, Semoga di tahun ini aku lebih berpasrah pada Allah, belajar ber-huznudzon padaNya, berhenti suudzon ke orang lain, kurangi mengeluh alias "nggerundeng", lebih ikhlas mengerjakan sesuatu, dan yang paling penting berusaha untuk lebih menjaga lisan.

Saya setuju, memang saya harus memperbaiki hal diatas.

Padahal baru Januari lo, tapi kemarin-kemarin ini saya banyak ujian kesabaran. SubhanAllah. Bahkan awal tahun dihiasi oleh pertengkaran besar yang menyesakkan. Alhamdulillah sekarang sudah mereda. Dan salah satu penyebabnya adalah saya yang kurang menjaga lisan. Jangan tiru saya guys.

Sebenarnya Januari kali ini berlalu agak cepat, buktinya hari ini sudah tiba di tanggal 24. Satu sisi saya benar-benar tidak ingin waktu berlalu sangat cepat, karena itu berarti saya semakin tua, satu hal yang kuharap berjalan agak lambat, hehe.

Tetapi, harus tetap bersyukur karena hari ini baru Januari, semoga diberi kesempatan hidup dan dapat mewujudkan mimpi2 di tahun ini. Aamiin..

Kamis, 30 Desember 2021

Kaleidoskop 2021 ala Saya


Tahun 2021 udah hampir berakhir, tapi sampai sekarang saya tetap nggak pantes bikin kaleidoskop 2021. 

Oke sebelum saya ngegalau, lebih baik saya bersyukur dulu atas tahun 2021 ini. Saya sangat bersyukur pada Allah atas segala yang diberikan kepada saya, seluruhnya.  Alhamdulillah, dibalik segala keprihatinan dan kesederhanaan, saya dan keluarga masih bisa makan, diberikan kesehatan, dan keselamatan. Alhamdulillah ya Allah.. terima kasih.

Senin, 13 Desember 2021

Jangan Putus Asa dengan Garis Hidupmu!

Kalo jalannya kehidupan bisa dipilih, mungkin sebagian dari kita akan memilih hidup yang lebih baik dari yang sekarang, tapi bisa juga tidak. Siapa yang tidak ingin dilahirkan di keluarga yang sholeh sholehah, berkecukupan, dermawan, yang tenteram, atau mungkin ingin dilahirkan di keluarga yang cantik tampan, tempat tinggal yang aman, saudara-saudara yang baik. Tentu saja semua orang pasti bahagia jika bisa demikian. 

Terbaru saya sepintas melihat meme di twitter tentang kelahiran anak kedua Raffi Ahmad yaitu Rayyanza Malik Ahmad. Pembuat meme seolah menyiratkan betapa beruntungnya Rayyanza ditakdirkan menjadi anak dari orang yang sangat berkecukupan seperti Raffi Ahmad, memiliki Nenek yang juga kaya seperti Ibu Rieta, yang bahkan memberikan tabungan senilai 1 Milyar untuk cucu barunya ini. Wow Masya Allah. Bisa dibayangkan kehidupan Rayyanza secara garis besar akan seperti kakaknya Rafathar. Tentu saja.

Rabu, 03 November 2021

Kepergian Hanna Annisa Tadi Malam, Semoga Kembali Jadi Pengingat Diri

 Innalillahi wa inna ilaihi rooji'un...

Hari ini saya cukup terkejut dengan berita yang tak sengaja saya baca. Seorang artis muda, cantik, dan berbakat, Hanna Annisa Setiadi atau biasa dikenal juga dengan nama Hanna Kirana meninggal dunia tadi malam karena Gagal Jantung.

Saya mengenal wajah kalem nang cantik mbak Hanna sebenarnya bukan dari sinetron atau FTV yang pernah beliau perankan, namun dari artis lain yaitu Citra Kirana. Saya cukup mengikuti Citra Kirana di media sosialnya karena saya adalah orang yang selalu gemas dengan anaknya, Athar. Jadi saya mengetahui jika Citra Kirana juga punya saudara yang juga merintis menjadi artis, yaitu Hanna. Salah satu dukungan saya, kala itu, saya ikut menonton salah satu web series pendek almarhumah yang berjudul Unappreciated. Aktingnya sudah cukup bagus saya akui. Saya pun sempat mendoakan beliau agar bisa mengikuti jejak Citra Kirana menjadi artis yang sukses dan terkenal.

Namun, ternyata Allah berkehendak lain. Ternyata waktu Hanna di dunia telah sampai titik penghabisan. Hari ini Hanna diberitakan meninggal dunia. Tadi malam tepatnya, di sebuah Rumah Sakit di daerah Bogor. Hanna masih berusia 23 tahun dan sedang mulai menikmati usahanya menjadi seorang artis yang dikenal saat Allah mencukupkan usianya. 

Kembali, saya merasa mendapat teguran dari Allah, bahwa, kematian tak mengenal usia. Kematian tak mengenal seseorang itu apakah sudah mapan, apakah sudah bisa membahagiakan orang di sekitarnya, apakah sudah bisa memupuk bekal sebanyak-banyaknya untuk hari akhir kelak. Apakah dia sudah puas dengan dirinya? apakah dia sempat bertaubat? apakah dia sudah menghabiskan waktu untuk hal-hal yang baik. 

Sungguh kita hidup tak pernah tahu sampai kapan.

Jujur, akhir-akhir ini saya merasa sangat lalai. saya sering menghabiskan waktu luang saya yang sebenarnya tidak banyak, untuk hal-hal yang kurang berguna. saya sering merasa sering letih di pikiran, dan selalu mengharapkan hiburan untuk mengusir letih itu. 

Sedianya hiburan itu menjadi hal yang baik, namun ternyata malah ibadah saya yang merosot. saya merasa kembali berbelok dari jalan yang sebelumnya saya usahakan. Ya Allah maafkan saya...

Saya harus mulai menata kembali waktu saya. Lebih dari itu, saya ingin kembali maju. Bukan hanya jadi tim rebahan saat kegiatan di luar rumah selesai. Seharusnya bisa lebih dari itu. Karena, kita diburu waktu. Tidak tahu sampai kapan kita hidup. 

Seperti Hanna yang mungkin sekarang sudah tenang tidak merasakan sakit lagi, namun beliau juga sudah tidak bisa lagi menambah bekal untuk hari akhirnya, kecuali beliau memiliki amalan-amalan yang bisa menambahkan pahala jariyah untuknya, punya ilmu bermanfaat yang dapat berguna untuk orang lain sehingga Hanna juga mendapat pahala darinya. Tapi Insya Allah Hanna adalah orang yang baik, terlihat dari banyaknya sahabat yang mendoakan dan merasa kehilangan. Insya Allah Husnul Khotimah... Aamiin.

Semoga Hanna diterima seluruh amal ibadahnya, diampuni segala dosa dan khilafnya... Aamiin... Allahummaghfirlaha warhamha waafihi wa'fuanha...

Semoga kita juga masih diberi kesempatan menjadi orang yang bisa memanfaatkan sisa waktu hidup kita dengan sebaik-baiknya... Aamiin..

Terima kasih untuk hari ini ya Allah..  semoga saya masih bisa bertemu esok hari.. Aamiin..

Rabu, 27 Oktober 2021

Semua Akan Drakoran pada Waktunya... Apa Harus Begitu?

Dunia hiburan Korea itu seperti es ini menurutku, terlihat cerah, segar dan enak, tapi sungguh tak boleh terlalu banyak, tak boleh candu, apalagi buat yang punya sakit amandel :)

Baiklah, sekali-kali saya ingin menulis santai dan absurd^^

Beberapa saat yang lalu, ketika saya sedang bosan dan kesepian, akhirnya saya memberanikan diri masuk kedalam suatu cabang hiburan yang sebenarnya sangat saya hindari sebelumnya. 

Apakah itu?

Selasa, 26 Oktober 2021

Harapan untuk Atlet Indonesia di French Open Super 750, Tetap Semangat Kalian!

 Assalamualaikum...

Para penikmat Bulu tangkis agaknya  masih akan cukup sibuk hingga akhir tahun. Pasukan BL yang selalu siap mendukung para Atlet kebanggaan, walau hanya bisa menonton sambil rebahan, dan gercep memberikan komentar atas hasil pertandingan di IG atau Twitter, tentu merasa  gembira karena agenda bulu tangkis dunia masih akan terus bergulir hingga bulan-bulan akhir di tahun 2021 ini. Walau kali ini masih  belum berpindah, masih di daratan Eropa, sehingga mau tidak mau kami masih akan terapkan jam malam, alias tidur tak tentu bagi yang setia menonton dan mendukung hingga pertandingan usai.

Namun bagi pemain, tentu saja akan menjadi bulan-bulan yang berat karena jadwal yang terlalu padat. Tentu saja ini akibat Pandemi yang.. sudahlah rasanya tak perlu diceritakan kembali. Semoga di tahun 2022 nanti jadwal World Tour maupun Major Events bisa direncanakan dengan matang dan Pandemi segera berakhir.. Aamiin..

Setelah minggu lalu gelaran Denmark Open S1000 telah selesai, minggu ini saya menyambut World Tour yang di Gelar di Negara Prancis.Yonex International Badminton French Open Super750 namanya. Dimulai hari ini 26 Oktober, sampai dengan hari minggu nanti.

Berkaca pada Denmark Open minggu lalu, dimana tidak ada satupun wakil dari Indonesia yang berhasil main sampai final (so sad.. tapi tak apa-apa), saya sangat berharap kali ini di Paris, Atlet Indonesia akan lebih bisa bermain maksimal dan dapat meraih gelar. 

Ada beberapa fakta yang harus digarisbawahi pada Kejuaraan kali ini, yaitu:

1.  Tidak adanya pebulu tangkis China yang ikut kejuaraan ini. Cukup disayangkan para pemain   Tiongkok akan absen ikut bahkan hingga kejuaraan di Bali bulan November nanti.

2.  Absennya pemain-pemain utama di kejuaraan ini, walau tidak semuanya. Beberapa diantaranya terpaksa tidak ikut karena kelelahan, dan cedera. Semoga kondisi mereka segera sembuh dan pulih seperti sediakala. Ada juga yang menyudahi tour Eropa kali ini dan memilih mempersiapkan diri untuk mengikuti Event di Indonesia tepatnya di Bali, bulan depan. Tim Indonesia sendiri juga tidak tampil dengan kekuatan maksimalnya. Shuttler Indonesia yaitu Antony S. Ginting, Jonatan Christie, dan Greysia/Apriyani memutuskan withdrawn dari ajang ini. Dan juga tidak mengikuti Hylo Open minggu depan.

3. Faktor Kelelahan menjadi isu utama dalam World Tour kali ini. Pasca Sudirman Cup, Thomas Uber Cup, dan Denmark Open S1000, para pemain utama agaknya sudah tidak berada di kondisi yang prima. Baik dari psikis, maupun fisik. Apalagi untuk pemain-pemain yang melaju jauh di Denmark Open, saya kira pemain-pemain tersebut jika tetap tampil bagus di French Open, benar-benar pemain dengan stamina dan motivasi yang bagus, dan tentu saja memang ditakdirkan menang.

4. Hasil di Denmark Open untuk pemain Indonesia yang akan kembali berlaga di French Open yaitu: 

Sektor Ganda Putra yaitu Fajar Alfian/M. Rian Ardianto berhasil sampai ke QF, Minions R16, Daddies R32, dan Leo/Daniel di R32.

Sektor Ganda Putri, Siti Fadia/Ribka terhenti di R32 , Nita/Putri terhenti di R16

Tunggal Putra, S.H. Rhustavito terhenti R32

Tunggal Putri, GM.Tunjung terhenti R16

Ganda Campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva melaju hingga Semifinal,  Rinov/Phita terhenti di R16.

Semoga mereka benar-benar dapat memanfaatkan waktu istirahat pasca terhenti di Denmark Open kemarin, sehingga dapat fresh kembali, menatap French Open kali ini.

Jadi bisa dibilang persaingan French Open kali ini sebenarnya tidak maksimal, karena faktor-faktor diatas, banyak pemain yang sebelumnya ada di waiting list, akhirnya masuk main draw karena para pemain utama yang memutuskan menarik diri di kejuaraan kali ini. Walau mungkin secara kualitas persaingan akan berkurang, disisi yang lain, dapat menjadi kesempatan bagi pemain-pemain yang belum pernah mencicipi babak utama di S750, untuk berusaha sebaik mungkin sehingga bisa mencapai hasil terbaik, karena poin di tingkat Super 750 juga besar, ditambah prize money yang juga lumayan. 

Terlepas dari semua itu, saya masih sangat yakin bahwa atlet-atlet kita masih sangat bersemangat menyambut ajang minggu ini. Karena penantian mereka untuk kembali berpartisipasi di kejuaraan juga lumayan lama dikarenakan break pandemi, saya berharap mereka tetap termotivasi untuk bisa meraih hasil maksimal. Apalagi melihat hasil Denmark Open yang masih belum sesuai harapan.

Sangat berharap ada kabar baik di minggu ini, semoga ada wakil dari Indonesia yang melaju jauh sampai juara.. Aamiin. Walau saya tidak memaksakan mereka, karena tentu sebenarnya sudah ada rasa lelah.. namun tidak menutup kemungkinan mereka bisa tampil bagus di ajang ini. Yang pasti semoga Allah melancarkan dan sehat-sehat tanpa cedera... Aamiin

Yang paling saya tunggu tentu sektor Ganda Putra, karena putra terbaik Indonesia peringkat atas masih melangkah. Ada Minions, Daddies, FajRi, dan LeoNiel. 

Jangan lupa juga di sektor Ganda campuran ada Jordan/Melati. Serta tidak menutup kemungkinan akan ada kejutan-kejutan manis dari andalan kita di sektor yang lain.

Can't Wait! Bismillah!

Rabu, 06 Oktober 2021

Steril Kucing atau KB Kucing? Sedikit Pengalaman Proses Birahi Kucing

 Assalamualaikum...

Sebenarnya, sejak dulu, kami begitu menghindari memiliki kucing betina. Alasan kami selama ini yaitu tidak bisa memelihara lebih banyak lagi kucing jika nantinya kucing tersebut terlibat pergaulan bebas dengan kucing lain, atau kawin, dan akhirnya memiliki anak. Kami takut anak-anak kucing yang akan lahir tidak bisa kami rawat dengan baik. Bisa-bisa berakhir dengan pembuangan. Dan kualitas hidup kami sekeluarga dan juga para kucing pasti akan berkurang jika terlalu banyak kucing yang lahir. Jujur, saya pribadi belum seperti para catlover yang totalitas dan bisa memiliki kucing dalam jumlah banyak. Upaya penyelamatan kucing liar dan kucing yang membutuhkan bantuanpun, saya belum bisa melakukan. Yang bisa saya lakukan selama ini hanya sekedar memberi makan kucing-kucing liar semampu saya. Maafkan karena kemampuan saya yang terbatas.

salah satu kucing betina saya yang bernama Inna

Jumat, 01 Oktober 2021

Indonesia Vs Malaysia di Quarter Final Piala Sudirman 2021, Duel yang Selalu Ditunggu?

Hari ini, tepatnya nanti malam dimulai pukul 20.00 WIB, duel seru antara Indonesia dan Malaysia kembali digelar. Setelah tadi malam Malaysia harus kalah 4-1 dari Jepang dalam penentuan juara grup D Piala Sudirman 2021, maka Malaysia yang menjadi runner up harus bertemu juara dari grup lain di babak perempat final. Dan ternyata takdirnya bertemu dengan Indonesia.

Untuk Indonesia, prediksi amatiran saya untuk Line Up pertandingan nanti malam seperti ini.

Sabtu, 25 September 2021

Kans Indonesia di Piala Sudirman 2021


Sebuah Opini Pribadi dari Seorang Penggemar Biasa
                                                         


foto: Instagram bwf.official

Perhelatan Piala Sudirman 2021 sudah di depan mata. Tepat besok tanggal 26 September 2021 Piala Sudirman resmi dimulai. Bagi yang masih asing mendengarnya, Piala Sudirman adalah Kejuaraan Bulutangkis Beregu campuran yang diadakan setiap 2 tahun sekali. Penyelenggaraan kali ini bertempat di Vantaa, Finlandia. Tim Indonesia sendiri, sudah berangkat sedari tanggal 21 September malam, dan telah tiba dengan selamat. Mereka juga telah menjalani latihan dan menjajal Energia Areena, tempat diselenggarakannya pertandingan. 

Jumat, 24 September 2021

MAKIN TAHU TENTANG PERAWATAN KUCING DENGAN CARA INI (UPGRADE ILMU TENTANG ANABUL KITA)

Assalamualaikum...


Sebagai seseorang yang ingin melakukan hal terbaik untuk orang-orang yang disayanginya (termasuk kucing-kucing), apabila kita menemukan hal yang kita tidak tahu, pasti kita akan mencari tahu. Bukan hanya untuk yang baru mulai memelihara saja, bahkan seseorang yang sudah cukup berpengalaman pun tetap perlu meningkatkan ilmunya, dan nggak cepat puas. Karena semakin hari, ilmu akan terus bertambah seiring berkembangnya teknologi. 

Begitupun denganku. Aku tipe orang yang penuh rasa ingin tahu dan benar-benar menginginkan wawasan baru saat bertemu dengan kasus yang belum pernah aku temui sebelumnya. Aku akan melakukan beberapa hal ini ketika aku temui pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal sehingga benar-benar menemukan tindakan yang tepat untuk kucingku.

Sabtu, 18 September 2021

Kenalan dengan ketiga Kucingku (kucing Tabby Mackerel yang Lucu)

Assalamualaikum... 

Semoga semuanya dalam keadaan sehat.. Saat pandemi seperti ini, salah satu cara yang ampuh agar imun kita kuat yaitu berpikir positif dan selalu berusaha bahagia. Salah satu resep bahagia adalah melakukan yang kita suka, bersama dengan orang-orang yang kita sayangi, dan mengerjakan hobby. Bisa dibilang hobbiku sendiri yaitu punya hewan kesayangan. Cara ini untukku sudah terbukti dapat menjadi pelipur lara saat lelah melanda. 

Selasa, 31 Agustus 2021

CERPEN : CERITA YANG SELALU SEPARUH

 

Cerita yang Selalu Separuh

Oleh A. Dewi



Pukul dua belas lebih empat puluh sembilan menit. Waktu ketika aku mulai menulis sesuatu. Sesuatu yang berhasil kutulis setelah sekitar satu minggu tak menjamah satu-satunya mesin berteknologi yang paling kuimpikan sejak bertahun lalu. Laptop ini, ya, baru lulus ku membayarnya sebulan yang lalu. Si hitam yang selalu terlihat menganga untuk rindu ku gunakan dengan kegunaan yang benar, bukan hanya untuk hiburan berupa game-game yang selalu dimainkan adikku, atau video tutorial hijab yang selalu diputar sepupuku kala butuh. Laptop yang sebenarnya kuinginkan sebagai lahan produktifitasku. Sebagai penyalur hobiku. Dan tentu saja membantuku untuk mendapatkan pundi-pundi hidup.

Aku suka menulis. Walau sebenarnya lebih suka membaca. Karena membaca itu sangat menyenangkan. Aku bisa keliling dunia dengan membaca. Meski hanya dalam angan dan imajinasi. Dan tentu saja, wawasanku akan bertambah karena membaca. Di waktu-waktu senggangku, aku banyak membaca  dari hape mungilku-karena tak sanggup beli buku tebal tepatnya- entah itu membuka laman koran online atau menjelajah mbah google hingga mata buram. Aku juga gemar mencari berita-berita basi di potongan surat kabar yang didapatkan Ibu, saat pelanggannya menyerahkan kain atau baju yang mesti di jahit, di edit, atau di revisi. Di surat kabar itu kadang ada berita yang penting; walau sering-sering memuakkan. Ada juga kisah inspirasi, tips menarik, gosip artis, dan cerita bergambar. Tapi kebanyakan surat kabar yang mampir di antara tumpukan kain-kain Ibu hanya berupa iklan mini untuk  jual-beli mobil motor bekas, masih mulus, full modifikasi, atau iklan besar yang menghabiskan satu halaman depan koran. Aku sampai tersenyum simpul melihatnya. Teringat kegigihan mereka yang ingin barangnya terjual. Dengan berbagai cara, termasuk iklan itu. Semua itu untuk hidup bukan?

Kamis, 26 Agustus 2021

Insya Allah Aku akan menulis tentang Perawatan Kucing di Blog ini!

 Assalamualaikum...

Hai teman....

Tiba-tiba aku ingat blog ini. Seperti ada tenaga baru. Aku log in dan tiba-tiba membuat beberapa perubahan di blog ini. Ada widget yang aku tambah dan kurangi. Dan menjawab beberapa komentar yang.. sedihnya sudah menahun aku abaikan. Insya Allah aku akan berusaha lebih aktif lagi memberikan jawaban atas pertanyaan kalian. Aku sudah mengatur pengingat di email jika ada komentar baru. Bahkan sekarang aku bikin ada kolom "recent comment" sehingga aku bisa lihat komentar terbaru. Semoga bisa konsisten. Jangan sungkan komentar ya kalau ada yang ditanyakan.

Ada 1 perhatian khusus dimana postingan mengenai penyakit kucing sangat diminati. Mungkin relevan dengan yang sering terjadi diantara catlovers yang lain. Karena itu aku putuskan Insya Allah aku akan mulai berusaha menulis mengenai kategori ini. Tentang seluk beluk perawatan kucing. Karena jujur di bidang ini aku lumayan punya pengalaman. Walau hanya pengalaman merawat kucing lokal, tapi lumayan lah.. Dan senangnya juga bisa membantu orang lain yang sedang mencari info tentang hal tersebut.

Sabtu, 08 Desember 2018

Belajar Menulis Bersama Penulis


Part 1 (Sebuah Pengantar)

Suatu pagi di hari Ahad yang lumayan cerah.

Aku telah menghimpun semangatku dari beberapa hari kebelakang, menyongsong pertemuan dengan salah satu penulis favoritku. Salah satu penulis yang berhasil membuatku kembali bisa menyelesaikan (membaca) sebuah novel tebal. Dalam acara yang tanpa biaya, dengan pendaftaran yang lumayan mudah. Dan Allah juga melancarkanku untuk bisa mendapatkan 1 tiket, karena ada temanku yang bahkan tidak bisa mendapatkannya karena kuota penuh. Namun tak kusangka, mendadak hadir sedikit kekecewaan, karena temanku yang sebelumnya mengajakku tiba-tiba tak dapat ikut.

Sabtu, 01 Desember 2018

Adiksi yang mengganggu



Weekend yang mendung disertai rintik hujan kali ini. Diri yang penuh kenegatifan ini masih seperti ini. Belum berubah, walau banyak note-note penyemangat diri yang terpasang di dinding kamar, sampai yang membaca geli sendiri. tapi yes, saya belum bisa move on.

Okay blog berdebu yang si empunya selalu diterpa virus M kronis, nampaknya kali ini anda sedikit beruntung karena akhirnya ada sedikit pembaharuan di wajahmu.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Renungan Hari Ini

Menanti Fatwa Hati
Oleh Ust. Felix Siauw

Aku tahu bahwa ilmu itu takkan pernah menyatu dengan maksiat, tapi tetap saja aku tak bosan-bosan melakukannya. Itulah mengapa kebodohan tetap membersamaiku

Aku tahu dosa itu candu, tapi aku masih meyakinkan diriku, bahwa ini dosa yang terakhir, tak ada lagi dosa setelahnya, aku sadar itu mantranya syaitan, tapi aku terus tertipu

Aku paham perkara melalaikan itu menjauhkanku dari hal yang harusnya aku capai. Tapi hal-hal yang remeh itu sangat-sangat menyenangkanku, sementara prestasi menjauhiku

Meski banyak dosaku, aku enggan beristighfar. Meski meluber kesalahanku, aku tak henti membuat yang baru. Terus-menerus tinggalkan tanggung jawab padahal akan dihisab

Entah bagaimana hidup ini bila Allah adil kepadaku. Bila satu kebaikan dibalas satu, satu dosa dibalas satu. Maka takkan punya kesempatan aku berdiri di hadapan Ar-Rahmaan

Tak ada yang membuatku berharap kecuali ampunan Tuhanku. Tapi aku malu meminta ampunan-Nya setelah apa yang aku lakukan pada-Nya, mengabaikan dan meremehkan-Nya

Bertambah-tambahlah rasa malu itu, tatkala aku menemukan Tuhanku menanti diriku senantiasa, kapanpun aku siap, kapanpun aku mau, sebetapapun aku jauh melangkah

Kalimat itu menghancurkanku. "Bila hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang aku". "Aku dekat". Sedekat itu hingga Tuhanku langsung berbicara padaku

Kini aku bertanya pada hatiku. Sampai kapan engkau ingin begini? Sampai kapan engkau terus mengabaikan Tuhan yang tak henti-hentinya mencintai dan menyayangimu?


-------------------------------
:'(

Sabtu, 07 Juli 2018

Sebelum Syawal berlalu...

Assalamualaikum.,
Hari ini tanggal 23 Syawal 1439 Hijriyah...
Semoga puasa qadha maupun puasa Syawal sudah berhasil kita tunaikan.. jika belum tuntas, masih ada waktu kawan... semangat-semangat!

Waktu sangat cepat berlalu, Ramadhan tahun ini sudah meninggalkan kita. Syawal pun juga akan berlalu, jadi pergunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

Sedikit muhasabah atas target-target di bulan Ramadhan yang lalu, khususnya di tulisan saya sebelum ini. Alhamdulillah... saya BELUM berhasil melaksanakannya 100 persen. Hiks. Saya hanya berhasil khatam 1 kali, menghafalkan surat Abasa, dan At Takwir baru berjalan sepertiga bagian. Untuk murojaah dan baca tafsir juga belum istiqomah. Tapi alhamdulillah sekali, menurutku ramadhan kemarin lebih berhasil menjaga untuk tidak berbuat yang mengurangi pahala puasa daripada Ramadhan 2 tahun lalu. Aamiin.. semoga saja memang demikian. Bukan hanya pencitraan. :)

Bismillah... Doakan aku bisa lebih baik dari hari kemarin ya kawan...
Dan bersemangat untuk selalu belajar. Karena masih banyak sekali hal yang aku ingin pelajari. Termasuk belajar menjaga mulut. Susaaah banget untuk tidak ghibah dan berbicara yang tidak penting. Bagiku itu masih sulit. Aku juga bismillah berusaha untuk mulai membuka hati untuk suatu hal penting yang juga sangat di anjurkan dalam Agama. Bismillah ya Allah.. mohon selalu petunjuk dariMu...

Insya Allah bisa, Insya Allah harapan itu ada :)

gambar dari pinterest

Kamis, 17 Mei 2018

Marhaban Yaa Ramadhan...



Selamat datang Bulan Ramadhan...Bulan penuh berkah dan ampunan...

Semoga kita diberi kesempatan untuk dapat memaksimalkan ibadah dan amal sholih di Bulan Ramadhan ini... Insyaa Allah...Aamiin...
Marhaban ya Ramadhan...

Bismillah
Saya ingin sedikit menuliskan target saya tentang belajar Alqur'an di Bulan Ramadhan ini, agar dapat menjadi penyemangat saya pribadi. Bukan untuk niat pamer atau apa. Karena saya hanyalah seorang fakir ilmu yang penuh dengan dosa dan khilaf. Namun agar saya bisa konsisten dan membesarkan tekad, agar bulan Ramadhan ini tidak berlalu dengan sia-sia.
Semoga Allah Subhanahuwata'ala meridhoi.. Aamiin

1. Mengkhatamkan 30 juz Alqur'an
2. Menghafalkan surat2 di juz 30. Walau masih sangat pemula untuk menghafal, Bismillah akan  berusaha :). List target masih 3 surat ini.. :D
 - Surat Abasa
 - Surat At Takwir
 - Surat Al Infithar
3. Berusaha rutin muroja'ah buku ilmu tajwid dan Gharib.
4. Fokus belajar memahami Alqur'an dari terjemahan dan tafsir minimal 1 minggu sekali.

Bismillah.. Semangat!!

Selasa, 15 Mei 2018

Hidup yang Bagaimana?

Aku sadar hidup ini singkat.
Aku tahu bumi sudah semakin tua,
Waktu tak akan pernah bisa terulang.

Sering aku menangis karena sesuatu hal yang... mungkin hanya di pikiranku saja
Hidupku memang bukan hidup yang luar biasa.
Waktuku banyak kusia-siakan
Aku banyak tidur
Ibadah tak maksimal
Kenakalan selalu terjadi
Bekerja, banyak kesalahan juga

Aku tertawa pahit
Hidup yang bagaimana?

Hei, walau seperti ini aku punya lebih dari 50 impian
Walau impian terbesarku bukan tentang dunia
Tapi ada banyak hal sebenarnya yang ingin aku raih
Tapi, tak ada yang dapat kubagi
Sesuatu itu...
Keinginan itu...

Ketika air mataku jatuh
Pernah kulihat diri di cermin usang
Ya Allah..

Disana....
Aku melihat diriku
Sungguh tak berharga

Hijrah katamu?
kamu merasa sudah berhijrah?
Sama sekali belum

Aku tertawa sambil menangis
memperbaiki diri memang susah
apalagi jika kau tak pernah bisa istiqomah

Hidup yang bagaimana?
Cepat tentukan!
sebelum kau hilang dari peredaran
tak ada yang akan ingat engkau lagi
hanya akan jadi kenangan biasa
sekejap, lalu hilang

Lalu, apakah kau merasa dikenal penduduk langit?
Hahaha...
sungguh memalukan
Kau bahkan tak dikenal dimanapun

Hanya sebongkah hati busuk
Yang masih banyak sombong
yang selalu ternodai kemalasan, kemunafikan

Jadi, kau sebenarnya mau apa?

Hidup yang bagaimana?
Hanya kau yang tau wahai hati
Hanya kau yang harus berusaha

-----------------------------------------------------
Ya Allah...
Mohon bimbing hambaMu ini
Mohon beri waktu...

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

Aamiin Allahumma Aamiin